Kasatbinmas Polres Tabalong : Ada Sanksi Pembakar Hutan dan Lahan

TANJUNG, kontrasonline.com – Terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Tabalong menjadi atensi pihak berwajib terutama jajaran Polres setempat.

Tak hanya membantu dalam penanganan Karhutla, jajaran Polres Tabalong melalui Satbinmas juga terus melakukan sosialisasi serta himbauan kepada masyarakat.

Kasat Binmas Polres Tabalong, AKP Samsu Suargana menyampaikan himbauan ke masyarakat telah disampaikan melalui Bhabinkamtibmas.

“Sudah kami instruksikan dan perintahkan untuk bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan. Mereka juga memetakan langsung daerah-daerah mana yang rawan kebakaran” ujarnya kepada kontrasonline.com saat ditemui di Mapolres Tabalong, Rabu (2/8).

Samsu juga mewanti-wanti lapisan masyarakat kabupaten Tabalong untuk senantiasa menjaga lingkungan dalam hal ini hutan dan lahan.

“Saya menghimbau jangan sekali-kali warga masyarakat kabupaten Tabalong membuka lahan dengan cara dibakar” ucapnya.

Meski di Tabalong ini ada namanya kearifan lokal yang dibolehkan membakar lahan namun secara teknis dan izin khusus pihaknya masih belum bisa menyatakan dibolehkan.

“Perlu komunikasi, koordinasi dan pemberitahuan kepada pihak desa, kelurahan, kecamatan, Koramil dan Polsek” katanya.

“Oleh karena itu kami himbau sementara waktu ini jangan dulu melaksanakan membuka lahan dengan cara dibakar, karena ada sanksi-sanksi dalam hal pembakaran hutan dan lahan ini” timpalnya.

Ia menerangkan sanksi tersebut tertuang dalam undang-undang PPLH nomor 32 tahun 2009 kemudian undang-undang perkebunan nomor 18 tahun 2004.

“Di undang-undang PPLH nomor 32 tahun 2009 dijelaskan bahwa seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar ini akan dikenakan sanksi (pidana) minimal 3 tahun maksimal 10 tahun serta denda Rp 10 miliar” terang Samsu.

Samsu pun berharap semua pihak bisa menjaga lingkungan dan hutan saat musim kemarau ini.

“Jangan sampai terjadi musibah kebakaran” harapnya. (Can)

Artikel terkait

Pemuda Tabalong Gasak Barang Berharga Teman Kencannya di Hotel

TANJUNG, kontrasonline.com - Pria berinisial AAR (33) warga desa Luk bayur Kecamatan Tanta dibekuk Satreskrim Polres Tabalong, Jum'at (22/9) tadi. Ia diringkus usai diduga terkait...

Polisi Tabalong Bekuk Perempuan Pengedar Obat Tanpa Ijin

TANJUNG, kontrasonline.com – Seorang perempuan berinisial S alias EN (26) dibekuk jajaran Satresnarkoba Polres Tabalong, Selasa (12/9) tadi. Perempuan yang diketahui warga kelurahan Mabuun kecamatan...

Tak Terbukti Bersalah di Perkara Narkotika, Pria di Tabalong Ini Bebas

Tanjung, kontrasonline.com - Terdakwa narkotika berinisial YA (40) warga desa Purui kecamatan Jaro dapat menghirup udara bebas setelah Ia ditetapkan tak bersalah dalam kasus...

tetap terhubung

8,590FansSuka
3,370PengikutMengikuti

Berita Terkini

2 Parpol Ditegur Bawaslu Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Bawaslu Tabalong menemukan beberapa spanduk maupun baliho bakal calon Legislatif partai politik yang mengandung unsur ajakan. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian...

Bakucau Iwak, Panen Ikan Ala Tradisional di Ampukung Kelua

TANJUNG, kontrasonline.com - Bertempat di persawahan desa Ampukung, jajaran Forkopimca Kelua melakukan panen ikan. Panen dengan tema "Bakucau Iwak" itu turut diikuti masyarakat dan tamu...

Sekda Tabalong Pinta PNS Pensiun Bisa Buka Peluang Usaha

TANJUNG, kontrasonline.com - Sekertaris Daerah (Sekda) Tabalong, Hj. Hamida Munawarah ingin pegawai negeri sipil yang memasuki masa pensiun bisa membangun usaha ditengah masyarakat. Hal itu...

Pemuda Tabalong Gasak Barang Berharga Teman Kencannya di Hotel

TANJUNG, kontrasonline.com - Pria berinisial AAR (33) warga desa Luk bayur Kecamatan Tanta dibekuk Satreskrim Polres Tabalong, Jum'at (22/9) tadi. Ia diringkus usai diduga terkait...

Pemkab Tabalong Pinta OPD Teknis Fokus Tangani Inflasi Daerah

TANJUNG, kontrasonline.com - Penanganan inflasi daerah terus digenjot oleh pemerintah kabupaten Tabalong. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tabalong, Husin Ansari mengatakan sejumlah...
error: Maaf, konten dilindungi !!