Benarkah Petani Karet Tabalong Keliru Menggunakan Pupuk?

TANJUNG, kontrasonline.com – Ternyata selama ini banyak petani di Bumi Saraba Kawa yang keliru dalam menggunakan dan memanfaatkan jenis pupuk tertentu.

Pupuk bersubsidi yang diterima petani lewat Kelompok Tani ataupun yang dibeli secara mandiri (non subsidi) untuk jenis Urea, KCL maupun SP3 tidak diperuntukkan untuk pupuk tanaman keras.

 Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disbunnak) Tabalong, Saleh mengungkapkan kalau pupuk tersebut bukan untuk pupuk karet atau tanaman keras.

“Sebenarnya pupuk Urea, KCL, SP3 bukan untuk karet atau tanaman keras, itu untuk tanaman basah (lahan basah) sifatnya seperti Padi sehingga mudah terurai” ujarnya pada kontrasonline.com, baru -baru ini.

Saleh mengatakan jenis pupuk tersebut sifat kimianya harus cepat terurai.

“Kalau lambat ia akan menguap dan hilang” tandasnya.

Ia menyampaikan kondisi kebun karet di Tabalong kemiringan tanahnya rata-rata 40 derajat dan kondisinya (lahan)  kering.

 “hasilnya tidak maksimal, menguap, bahkan bisa jadi racun karena terdiam lama kering (tidak cepat terurai)” bebernya.

“Bentuknya yang kristal agak sulit diserap tanaman dan tanahnya juga kering” timpalnya.

Pihaknya juga sudah mencoba pada beberapa kelompok tani penggunaan pupuk modifikasi.

“Kita coba dengan pupuk modifikasi, pupuk kandang dengan pupuk tablet. Biasanya pakai urea, kcl, sp3 harganya lebih mahal” imbuhnya.

Saleh juga menyinggung persoalan gugur daun yang menimpa tanaman karet.

Menurutnya, gugur daun ataupun jamur akar putih bukan sejenis penyakit atau virus.

“Itu kekurangan nutrisi. Apabila tanaman sehat dan kebutuhan nutrisi tercukupi, dia tidak akan terserang penyakit. Sama seperti manusia juga” pungkasnya. (Boel)

Artikel terkait

Gugat SK Bupati Tabalong, Dokter Rapolo Manik Perjuangkan Haknya

TANJUNG, kontrasonline.com - Terungkap sudah aparatur sipil negara (ASN) yang mengugat Surat Keputusan Bupati Tabalong nomor 800.3.3.3/69.KEP.MPKA/BKPSDM tentang Pengangkatan Pejabat Administrator dan Fungsional di...

BPN Tabalong Tepis Tudingan Persulit Pembuatan Sertifikat Tanah

TANJUNG, kontrasonline.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tabalong akhirnya buka suara terkait permasalahan pembuatan sertifikat tanah milik almarhumah Rusidah binti Basuni yang berada di...

Angka Kecelakaan di Tabalong Masih Tinggi

TANJUNG, kontrasonline.com - Penurunan angka kecelakaan menjadi salah satu prioritas Satlantas Polres Tabalong dalam operasi Zebra lntan 2023. Kasatlantas Polres Tabalong, AKP Andi Tri Hidayat...

tetap terhubung

8,590FansSuka
3,370PengikutMengikuti

Berita Terkini

2 Parpol Ditegur Bawaslu Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Bawaslu Tabalong menemukan beberapa spanduk maupun baliho bakal calon Legislatif partai politik yang mengandung unsur ajakan. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian...

Bakucau Iwak, Panen Ikan Ala Tradisional di Ampukung Kelua

TANJUNG, kontrasonline.com - Bertempat di persawahan desa Ampukung, jajaran Forkopimca Kelua melakukan panen ikan. Panen dengan tema "Bakucau Iwak" itu turut diikuti masyarakat dan tamu...

Sekda Tabalong Pinta PNS Pensiun Bisa Buka Peluang Usaha

TANJUNG, kontrasonline.com - Sekertaris Daerah (Sekda) Tabalong, Hj. Hamida Munawarah ingin pegawai negeri sipil yang memasuki masa pensiun bisa membangun usaha ditengah masyarakat. Hal itu...

Pemuda Tabalong Gasak Barang Berharga Teman Kencannya di Hotel

TANJUNG, kontrasonline.com - Pria berinisial AAR (33) warga desa Luk bayur Kecamatan Tanta dibekuk Satreskrim Polres Tabalong, Jum'at (22/9) tadi. Ia diringkus usai diduga terkait...

Pemkab Tabalong Pinta OPD Teknis Fokus Tangani Inflasi Daerah

TANJUNG, kontrasonline.com - Penanganan inflasi daerah terus digenjot oleh pemerintah kabupaten Tabalong. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tabalong, Husin Ansari mengatakan sejumlah...
error: Maaf, konten dilindungi !!