Rabu, Februari 1, 2023

Memaknai Harapan dan Kemerdekaan

Oleh: Kadarisman, Presidium Majelis Daerah KAHMI Tabalong, Kalsel

Mendapatkan apa yang diharapkan dari suatu tujuan adalah kewajaran manusiawi. Ketika  berjumpa kenyataan berkesesuaian dengan harapan, tentu sangat menyenangkan, sekalipun  tercapainya harapan itu tak selalu ada efek manfaat buat orang lain.

Itu sebab meluaskan niat dalam harapan dan mendahulukan untuk memberi manfaat buat orang lain adalah rumus yang mesti dicoba dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam berbangsa dan  bernegara.

Kemarin ketika saya putuskan untuk bepergian, doa saya, mudahan Allah mudahkan  bisa meringankan urusan dan menjadi manfaat buat orang lain.

Sering kejadian  ketika niatnya buat meringankan orang lain,  lalu harapan mewujud dengan sendirinya. Tiba-tiba saja mudah bagi kita, tiba-tiba lancar urusannya setelah sebelumnya memudahkan orang lain.

Di bandar udara  Changi, Singapore, dua orang nenek tua dan janda tua kebingungan di depan mesin x-ray. Pangkal sebabnya sang nenek hanya menyodorkan pasport tanpa boarding pass kepada petugas imigrasi.

Petugas tanya: mana boarding pass? Nenek tak tahu. Tampak bingung.  Saya coba bantu sang nenek, izin buka tas kecilnya, tak ada. Lalu saya tampak di tangan sebelah kanannya, kertas putih tertutup lengang bajunya yang kepanjangan, ternyata itu boarding pas yang dicari. Urusan clear. Nenek pun lewat.

Setelah itu giliran  syal  saya yang hilang. Dicari-cari tak ketemu. Hilangnya saat bantu nenek cari boarding pass. Banyaknya orang sangat mungkin terbawa tak sengaja setelah melewati mesin x-ray. Karena tak nemu, saya pun berhenti mencari. 

Emak yang ketika itu bersama saya, minta agar dicari lagi. Katanya supaya dapat menahan dingin di penerbangan panjang malam hari.  Saya berjalan lagi, tidak mencari yang hilang, tapi mengambilkan air minum buat Emak.

Waktu boarding tiba. Semua orang bersiap untuk masuk pesawat. Tiba-tiba  ada yang nyamperin, bawain syal yang tadi dicari-cari tak ketemu. Barang itu datang ketika saya  tak lagi mencarinya, tapi memilih mencarikan air minum Emak.

Selalu ada  harapan yang ingin  digapai,  tapi itu bukanlah tujuan sejati.  Hal yang menjadi tujuan hakiki adalah apa yang dapat seseorang perbuat untuk dapat bermanfaat bagi orang lainnya.

Harapan adalah ujian egoisme yang menjadi tantangan bagi setiap orang. Ada kesempatan yang Allah hamparkan pada sisi kepentingannya di setiap diri untuk tetap dia bagi buat orang lain.

Allah lebih tahu apa yang terbaik buat seorang hamba menurut takaran Nya, bukan menurut harapan manusia.  Meluaskan niat adalah cara membebaskan hati terhimpit kenyataan yang Allah belum taqdirkan sesuatu memenuhi harapannya. Jika harapan tak didapat, tak apa-apa. Karena keputusan Allah pasti tidak untuk menzalimi seorang hamba.

Jika kita telah dapat membuat orang lain terbantu, itulah hadiah Allah buat kita. Tak jarang kemudian orang-orang yang terbantu mengatakan: untunglah ada “malaikat” yang Allah utus buat bantu aku tadi. Diri yang berlumur dosa  itu pun  mereka sebut dengan begitu mulianya.

Jika kesadaran menjadikan diri sebagai rahmatan lil’alamin itu hadir dan tumbuh baik pada setiap diri, pada setiap pemimpin negeri, makmur dan sentosalah bangsa ini. 

Maka jika seorang bupati, gubernur, dan presiden menjadikan jabatan yang rakyat amanahkan untuk memberikan pelayanan negara sebaik-baiknya  pada  rakyat,  maka itulah  kemerdekaan  yang  rakyat dambakan.

Ketika jabatan publik tidak disalah gunakan memperkaya diri dan kelompoknya sendiri, namun sebagai sarananya untuk menjadi pelayan rakyat, maka  Allah akan memberikan ganjaran yang memuaskannya melampaui harapannya. 

Berhenti menanam harapan untuk kaya dari jabatan yang rakyat percayakan.

Jika para pemimpin pemerintahan dan pemimpin politik meluaskan tujuannya dalam memperebutkan jabatan publik bukan untuk dirinya tapi untuk rakyatnya, maka akan mudah jalanya menuju ke sana.

Pada akhirnya tak ada pemimpin yang “kekenyangan” sendiri dan senang sendiri, sementara rakyatnya berjibaku berjuang mendapatkan pelayanan publik*

Dirgahayu Republik Indonesia!

Artikel terkait

Tanggung Jawab SMSI dan Bisnis Media di Tahun Politik

Oleh: Mohammad Nasir, Sekretaris Jenderal SMSI periode 2019- 2024 Stabilitas politik nasional menjadi perhitungan penting bagi kalangan pebisnis, investor, dan perusahaan pers. Politik selalu dimasukkan...

Seandainya Tabalong Juara PORPROV XI 2022

Oleh : Muhammad Fauzan, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Muhammad Nafis Tabalong Ketika kita ngomongin Olahraga  pastilah tertuju pada Porprov XI 2022 yang telah...

Pergerakan SMSI Untuk Pers Indonesia

Oleh: Yono Hartono, Wakil Ketua Umum SMSI Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang didirikan di Banten sejak Tahun 2017 merupakan metamorfosis dari pers dunia cetak...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

tetap terhubung

8,590FansSuka
3,370PengikutMengikuti

Berita Terkini

Berdalih Faktor Ekonomi, Ogok dan Tinghuy Jajakan Ribuan Obat Terlarang di Muara Uya

TANJUNG, kontrasonline.com - Kapolres Tabalong, AKBP Anib Bastian menyebut tersangka inisial RM alias Ogok (25) dan JW alias Tinghuy (20) mengaku menjual ribuan obat...

Sangadji Digantikan Teman Masa Kecilnya

TANJUNG, kontrasonline.com - Wajah berseri dengan seulas senyum nampak menghiasi wajah "Srikandi Tabalong" yang terpilih menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Tabalong. Usai seremoni dan prosesi pelantikan,...

Hj Hamida Sekda Perempuan Pertama di Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com – Mendapatkan jabatan baru sebagai Sekretaris daerah (Sekda) dilingkup pemkab Tabalong sesuai surat keputusan  Bupati Tabalong Nomor 800.1.3.3/21/2023 tentang pengangkatan pejabat pimpinan...

Hj. Hamida Resmi Duduki Jabatan Sekda Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Terjawab sudah teka-teki siapa yang bakal mengisi kursi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabalong. Hj. Hamida Munawarah, ST, MT yang sebelumnya menjabat...

Anang Pinta Baznas Tabalong Berperan Tekan Angka Kemiskinan

TANJUNG, kontrasonline.com - Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani menginginkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dapat berperan menekan angka kemiskinan di Bumi Sarabakawa. Hal itu Ia...
error: Maaf, Content is protected !!