Kamis, Agustus 11, 2022

Pembelajaran Blended Learing yang Belum Familiar Diterapkan di SD Pada Kurtilas

Perubahan selalu terjadi dalam kehidupan yang kita jalani, tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Adanya perubahan zaman tentu membuat segalanya mulai mengalami perubahan, kita harus mampu mengikuti perubahan yang ada agar tidak tertinggal dengan kemajuan zaman yang terjadi. Dalam dunia pendidikan juga selalu terjadi perubahan seperti perubahan kurikulum, perubahan kebijakan dan lainnya.

Pendidikan di Indonesia saat ini menerapkan kurikulum 2013 atau biasa kita kenal dengan nama kurtilas. Pada kurikulum kurtilas bertujuan untuk melatih siswa menjadi mandiri, kreatif dan inovatif. Selain itu siswa juga tidak hanya mendapatkan informasi dan materi dari guru tetapi juga dilatih untuk dapat mencari informasi di luar kelas secara aktif. Jadi dalam kurtilas siswa dilatih menjadi siswa yang aktif dan tidak mengandalkan ilmu yang disampaikan oleh guru saja tetapi mereka dapat dengan aktif saling berdiskusi dan mengemukakan pendapat kemudian guru dapat mengamati dan membantu dalam mempertegas apa yang telah didiskusikan bersama. Jadi sumber materi tidak hanya dari guru saja.

Di Indonesia sejak dahulu melakukan pembelajaran secara tatap muka, yakni siswa dan guru belajar dalam ruang kelas dan melakukan kegiatan belajar mengajar secara langsung. Namun pada tahun 2019 di berbagai negara telah muncul sebuah virus yang dikenal dengan nama covid-19 yang mengakibatkan berbagai bidang terganggu karena untuk menghindari virus tersebut menyebar seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang ditiadakan. Tidak terkecuali dalam dunia pendidikan, sejak saat itu guru dan siswa melakukan pembelajaran daring yakni mereka melakukan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada misalnya menggunakan zoom, google classroom, whatapp dan lainnya. Mereka dapat melakukan kegiatan belajar mengajar meski berada di rumah masing-masing. Sejak saat itu kita mulai menggunakan pembelajaran daring.

Namun siswa dan guru masih belum terbiasa dengan adanya pembelajaran secara daring sehingga memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri. Kita sudah terbiasa sejak dulu dengan pembelajaran tatap muka dan juga pembelajaran konvensional. Saat ini keadaan yang mulai membaik akhirnya sekolah pun telah dilakukan secara tatap muka kembali namun masih terbatas. Beberapa sekolah telah menerapkan model blanned learning yakni model pembelajaran campuran, campuran antara model pembelajaran online learning dan model pembelajaran face to face learning. Online leraning yakni kegiatan pembelajarannya dilakukan secara online tanpa harus bertemu dalam satu tempat dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Face to face learning yakni pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka dan bertemu dalam satu tempat

Model pembelajaran blanded learning memiliki tujuan untuk memfasilitasi siswa dalam penyediaan berbagai media pembelajaran dengan memperhatikan karakteristik pembelajaran siswa dalam belajar. Pembelajaran model ini mendorong siswa untuk dapat memanfaatkan kontak face to face dalam pengembangan pengetahuan. Kemudian tindak lanjut dari pembelajaran offline dan online. Pembelajaran full online kurang tepat, karena sangat dibutuhkan pembelajaran tatap muka contohnya seperti mata pelajaran yang bersifat praktek. Sedangkan pembelajaran online tepat digunakan apabila ada siswa yang berhalangan hadir. Maka disitulah letak pembelajaran blanned learning dimana yang tidak masuk dapat memanfaatkan media online sehingga tetap bisa mengikuti pembelajaran. .

Pemanfaatan pembelajaran menggunakan teknologi dalam dunia pendidikan memiliki banyak sekali perkembangan seperti media pembelajaran berbasis digital yang memudahkan siswa untuk bisa belajar secara mandiri sehingga dapat mempermudah mendapatkan materi pembelajaran baik digunakan pada saat offline maupun online. Namun model pembelajaran blanned learning masih kurang familiar, karena guru dan siswa lebih merasa nyaman dan familiar pada model pembelajaran tatap muka atau face to face learning.Padahal pembelajaran secara daring juga baik dilakukan karena saat ini teknologi sangat berkembang dan terdapat banyak teknologi yang dapat digunakan untuk membantu atau mempermudah suatu pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran blanned learning dirasa tepat untuk diterapkan pada saat ini, karena model ini menggabungkan antara pembelajaran konvensional dan digital sehingga guru dan siswa tetap dapat melakukan pembelajaran konvensional tetapi juga dapat melakukan pembelajaran yang menggunkan teknologi.

Siswa yang masih belum dapat menggunakan teknologi bisa diajarkan di sekolah dengan cara mengikuti pelatihan-pelatihan dalam pengaplikasian teknologi. Perkembangan teknologi di Indonesia belum merata, karena luasnya wilayah Indonesia dan keterbatasan sumber daya. Untuk itu Blanned learning merupakan solusi dari kelemahan kelemahan pembelajaran online yaitu pembelajaran ini meggabungkan model pembelajaran online learning dan model pembelajaran face to face learning. Dimana pada saat pembelajaran online learning siswa dapat langsung mengakses materi, sedangkan pada saat offline siswa yang tidak terkoneksi bisa saja menggunakan media seperti CD atau aplikasi yang dapat dibuka tanpa menggunakan jaringan internet. Untuk penggabungan pembelajaran face to face learning tidak kalah penting karena

siswa memerlukan feedback secara langsung antara guru dengan siswanya. Oleh karena itu pembelajaran blanned learning ini dinilai sebagai kombinasi pembelajaran dengan pengembangan teknologi dan tatap muka yang efektif dan efisien.

Dalam suatu model pembelajaran tentunya memiliki kelemahan ataupun kelebihan didalamnya. Untuk kelebihannya sendiri yaitu model pembelajaran ini sangat cocok digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa menjadi menyenangkan dan minat siswa lebih besar dengan lingkunngan belajar yang beragam. Model pembelajaran blanned learning sendiri memberikan penawaran yang lebih baik , baik pembelajaran mandiri atau kelompok serta waktu yang dapat disesuaikan dengan pembelajaran. Sedangkan kelemahan dari model ini yaitu masih terbatasnya kualitas guru dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan model pembelajaran blanned learning serta kurangnya pengetahuan siswa menggunakan teknologi.

1. Sekar Nutty Wijayanti (192180095)

2. Asa Faedah (192180088)

3. Wahyu Eka Febrianti (192180092)

4. Laksmi Tara Dewi (192180089)

5. Anyta Kusumawati (192180091)

6. Ghaniyu Faiq Aqshal (192180090)

PGSD UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO JAWA TENGAH

Artikel terkait

Blunder Politik Tukang Bakso

Oleh : Kadarisman, Pemerhati Politik Banua Dalam politik perilaku aktor menjadi sangat penting untuk tetap dijaga secara sadar. Perilaku dapat menjadi pesan politik kepada konstituen...

Kebangkitan Dunia Pendidikan dari Covid 19

Oleh : Gilang Setia Mahendra, A. Ridho Afriyanto dan Titik Anjarini Wonosobo - Saat ini kita sedang dihadapkan dengan virus Covid-19 yang berdampak besar pada...

Pembelajaran Tematik Di Era New Normal dengan Menerapkan Blended Learning

Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun kebelakang ini menyebabkan perubahan yang begitu besar khusunya di dunia Pendidikan. Dampak yang terjadi salah satunya...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

tetap terhubung

8,590FansSuka
3,370PengikutMengikuti

Berita Terkini

Berikut Kriteria Penilaian Lomba Pos Kamling di Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com – Dalam pelaksanaan lomba Pos Kamling ada sejumlah kategori yang harus diperhatikan bagi peserta yang ikut berpartisipasi. Kasatpol-PP dan Damkar Tabalong, Abdul Halim...

Noor Farida Minta Fasilitas Olah Raga di Selatan Tabalong Diperhatikan

TANJUNG, kontrasonline.com - Fasilitas sarana dan prasarana olahraga yang masih dianggap minim khususnya di wilayah Selatan Bumi Saraba Kawa mendapat sorotan anggota DPRD Tabalong. Hj....

Petugas Gabungan Padamkan Kebakaran di Lahan Kosong Desa Karangan Putih

TANJUNG, kontrasonline.com – Kebakaran lahan terjadi di desa Karangan Putih RT 06 kecamatan Kelua pada Selasa (9/8) siang kemarin.  Lahan milik warga setempat yang terbakar...

Meriahkan HUT RI ke 77, Satpol-PP dan Damkar Tabalong Gelar Lomba Pos Kamling

TANJUNG, kontrasonline.com – Memperingati HUT Republik Indonesia ke 77 tahun ini banyak lomba-lomba yang akan digelar baik oleh masyarakat maupun organisasi dan instansi pemerintah. Di...

DPRD Tabalong Sepakati Perubahan KUA PPAS Tahun 2022 dan KUA PPAS Tahun 2023

TANJUNG, kontrasonline.com - Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tabalong telah sepakati Perubahan KUA PPAS Tahun 2022 dan KUA PPAS...
error: Maaf, Content is protected !!