Kamis, Agustus 11, 2022

Usaha Telur Dan Beras Untuk Warga Miskin, Perumda Dinilai Masih “ecek ecek”

Mursalin : “Perumda sudah digelontorkan dana dengan total Rp 9 Miliar, ngambil usaha kecil, buat apa, ini bukan level”

TANJUNG,KoranKontras.net-  Kegiatan usaha Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tabalong “Jaya Persada” mendapat sorotan tajam anggota Komisi Dua DPRD Tabalong, Mursalin.

Mursalin menilai, usaha yang digeluti Perumda yakni pengadaan beras dan telur (untuk keluarga penerima program bantuan pemerintah) terbilang kecil alias ecek-ecek.

Mursalin mengatakan bahwa apa yang dikerjakan Perumda yang memiliki “taring besar” saat ini bisa dilakukan oleh unit usaha lain tak perlu oleh perusahaan sebesar Perumda.

“Cukup ranahnya Bumdes atau UMKM saja, ngapain Perumda turun (menggelutinya)” cetusnya.

Kondisi ini pun membuatnya merasa miris, ujarnya pada awak Koran Kontras usai pertemuan dengan jajaran Perumda dan UPPB, Senin (09/03) siang.

“Di banding koperasi desa Seradang, tidak ada apa-apanya  Perumda kalau dilihat dari segi modal” tandasnya.

Bahkan, sambung Mursalin, di desa Catur Karya, hanya dengan disuntikkan dana Rp 300 juta yang dipergunakan untuk pengadaan satu unit truk, enam tarup, 150 buah kursi serta alat perontok padi, salah satu usaha di desa tersebut mampu memberikan PAD puluhan juta rupiah bagi desa.

“Perumda sudah digelontorkan dana dengan total Rp 9 Miliar, ngambil usaha kecil, buat apa, ini bukan level” tandasnya.

Harusnya, imbuh Mursalin, Perumda mengambil usaha sesuai potensi besar yang ada di Tabalong.

“Kalau hanya bergerak di bidang ini (telur dan beras), orang yang ngerti kondisi Tabalong akan tertawa, syukur- syukur kalau beli berasnya di masyarakat sini” ucapnya prihatin.

Mursalin mengungkapkan bahwa dahulu PT.Adaro Indonesia pernah menjanjikan untuk memberi “jatah” bagi Perumda satu juta ton.

“Kalau Perumda tidak mengelola, lalu siapa yang mengambilnya, kita khawatir ini dijual pada pengusaha atau pihak ketiga” ungkapnya.

Perumda Bantah Usahanya “ecek ecek”

Direksi  Perumda Jaya Persada, H.Agus Surya membantah kalau usaha Perumda di nilai “ecek-ecek”.

“Ini bukan bisnis kecil, 150 ton beras per bulan, kita beli beras masyarakat Tabalong, disini ada multiplayer effect juga” jelasnya.

Terpisah, Johan Arifin, Pengarah Kegiatan Perumda Jaya Persada juga membantah kalau usaha yang digeluti Perumda tergolong “ecek-ecek”.

Johan mengatakan bahwa pengadaan 150 ton beras per bulan ini besar.

“Jangan berfikir untung yang diperoleh hanya berupa uang saja, mekanisme yang berjalan juga merupakan sebuah keuntungan” tandasnya.

Terkait kerja sama dengan PT.Adaro, Johan mengakui kalau pihaknya sudah melakukan penjajakan dan perusahaan tetap komitmen.

“Banyak syarat yang harus dipenuhi, tidak semudah yang dibayangkan” bebernya.

Johan akui bahwa Perumda belum bisa memenuhi berbagai persyaratan yang diminta perusahaan tambang batu bara tersebut.(Boel)

Artikel terkait

Jajakan Bendera Merah Putih di Tabalong, Pemuda Asal Garut Raup Cuan Jutaan Rupiah per Hari

TANJUNG, kontrasonline.com - Penjual bendera merah putih dan pernak-pernik kemerdekaan mulai menjamur di kabupaten Tabalong jelang HUT Republik Indonesia pada 17 Agustus nanti. Dari pantauan...

Realisasi Belanja BPBD Tabalong Tahun 2021 di Bawah 50 Persen

OPD Lainnya Tak Capai 80 Persen TANJUNG, kontrasonline.com - Beberapa "catatan kritis" yang diberikan oleh Fraksi di DPRD Tabalong menanggapi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban...

Diskop UKM Perindag Dorong Petani Karet Bentuk Koperasi

Tidak adanya Koperasi maka sangat mudah pabrik mengatur harga karet petani TANJUNG, kontrasonline.com - Demi membantu kesejahteraan petani karet Bumi Saraba Kawa, pemkab Tabalong melalui...

tetap terhubung

8,590FansSuka
3,370PengikutMengikuti

Berita Terkini

Wakil Bupati Tabalong Lantik 3 Kepala Desa PAW

TANJUNG, kontrasonline.com - Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi melantik tiga orang pengganti antar waktu (PAW) kepala desa, Kamis (11/8). PAW kepala desa ini dilakukan untuk...

Kecelakaan Di Tugu Obor, Dua Korban Dibawa Ke RSUD HBK

Dalam minggu ini sudah terjadi tiga kali kecelakaan TANJUNG, kontrasonline.com - Kecelakaan lalu lintas di kawasan monumen Tanjung Puri atau Tugu Obor kelurahan Mabu'un kecamatan...

Berikut Kriteria Penilaian Lomba Pos Kamling di Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com – Dalam pelaksanaan lomba Pos Kamling ada sejumlah kategori yang harus diperhatikan bagi peserta yang ikut berpartisipasi. Kasatpol-PP dan Damkar Tabalong, Abdul Halim...

Noor Farida Minta Fasilitas Olah Raga di Selatan Tabalong Diperhatikan

TANJUNG, kontrasonline.com - Fasilitas sarana dan prasarana olahraga yang masih dianggap minim khususnya di wilayah Selatan Bumi Saraba Kawa mendapat sorotan anggota DPRD Tabalong. Hj....

Petugas Gabungan Padamkan Kebakaran di Lahan Kosong Desa Karangan Putih

TANJUNG, kontrasonline.com – Kebakaran lahan terjadi di desa Karangan Putih RT 06 kecamatan Kelua pada Selasa (9/8) siang kemarin.  Lahan milik warga setempat yang terbakar...
error: Maaf, Content is protected !!