Sabtu, Juni 25, 2022

Bandar di Penjara Kendalikan Narkotika di Tabalong?

TANJUNG,korankontras.net – Satuan Narkoba Polres Tabalong kembali berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu pada jumat (5/4) malam.

Kali ini pengedar mengaku mendapatkan barang dari Boy seorang bandar sabu yang masih mendekam dalam penjara di Karang Intan.

Penangkapan Hendra (36) alias Gordon pengedar yang mengaku sabu sabunya diperoleh dari Boy melalui telepon seluler itu berawal dari penangkapan terhadap Erwin (22) warga desa Maburai.

Erwin sendiri tertangkap ketika polisi sedang melakukan patroli rutin di kawasan kota Tanjung dan Murung Pudak, saat itu Erwin bersama temannya duduk di sisi jalan yang gelap kawasan jalan perumahan Flambon Rt.1 kel. mabuun Kec. Murung Pudak Kab. Tabalong Prop. Kalimantan Selatan,

Merasa curiga anggota langsung melakukan pemeriksaan saat melihat kedatangan polisi satu orang lari hingga polisi makin curiga dan berhasil mengamankan Erwin.

Ketika dilakukan penggeledahan badan terhadap Erwin, Ia sempat melempar barang haram di duga sabu ke sisi jlan di rerumputan  jarak satu meter namun dapat di temukan anggota  

Erwinn Hermansyah mengaku  bahwa sabu-sabu 0,28 (nol koma dua puluh delapan) gram dia beli atas pesanan teman adiknya dengan harga Rp. 300 ribu.

Selanjutnya Erwin pun mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari  Irwansyah( 26) yang juga  warga Desa Maburai

anggota yng mendapat keterangn Erwin langsung berangkat menuju rumah Irwansyah dikawasan di desa Maburai Rt 02, ketika diminta membukakan pintu hampir 60 menit sang empunya rumah enggan membuka pintu hingga anggota meminta bantuan aparat desa setempat untuk meminta  di bukakan pintu

Irwansyah akhirnya mau membukakan pintu rumahnya dan mengaku menjual sabu pada Erwin.

Saat diintrogasi Irwansyah mengaku  masih menyimpan satu paket sabu di kamar mandi rumahnya dibawah keramik.

Benar saja dan polisi berhasil menemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastic klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu – sabu seberat 0,33 (nol koma tiga puluh tiga) gram

Dari mulut Irwansyah polisi juga berasil mengorek informasi asal usul barang tersebut didapat, merekapun bergerak ke rumah Hendra alias Gordon di rumah kontrakan Jalan melati RT 01 kel. Mabuun Kec. Murung Pudak Kab. Tabalong

Hendra yang diketahui pernah mendekam lima tahun di penjara dengan kasus narkotik itu sempat menghalangi petugas yang ingin menangkapnya.

Teman Hendra sempat mengunci pintu rumah karena melihat polisi hendak menangkap Hendra sementara Hendra sendiri ditemukan polisi bersembunyi di dalam kamar mandi dengan memegang timbangan digital.

Dari  hasil penggeledahan dirumah kontrakan Hendra di temukan 1 (satu) buah dompet kecil warna ping yang berisi 24 (dua puluh empat) paket serbuk bening yang diduga narkotika jenis sabu – sabu seberat 6,24 (enam koma dua puluh empat) gram

1 (satu) buah dompet kecil warna biru yang berisi 37 (tiga puluh tujuh) paket  serbuk bening yang diduga narkotika jenis sabu – sabu seberat 14,26 (empat belas koma dua puluh enam) gram.sehingg total sabu 20,5 gram.

1 (satu) pack plastic klip  

1 (satu) buah timbangan digital warna silver

Uang sebesar Rp. 450.000,- (empat ratus lima puluh ribu rupiah) hasil penjualan sabu.

Kasat Narkoba Polres Tabalong, Iptu. Zaenuri, SH embenarkan penangkapan ketiganya dan mereka akan dikenakan pasal 112 UU Narkotika  Sementara Hendra alias Gordon di kenakan pasal 114 DAN 112 UU NARKOTIKA.

Kasat Narkoba mengatakan semua pemain atau pelaku kejahatan narkotika di Tabalong sudah ada datanya di satnarkoba.

“ mereka menunggu giliran saja untuk ditangkap jadi segeralah stop dengan kegiatan tersebut” tandasnya (kts)

Artikel terkait

Baru Keluar Penjara Pria Ini Kembali Berulah

TANJUNG, kontrasonline.com - Pria berinisial JS (37) harus berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya Ia diduga melakukan pencurian di salah satu gudang milik warga desa Wayau...

Peluk Korban, Perempuan Pencuri Dompet Bebas Melalui Restorative Justice

TANJUNG, kontrasonline.com - Pelaku pencuri dompet di box sepeda motor yang terparkir di depan sebuah toko di kelurahan Pembataan dibebaskan oleh Polres Tabalong, Selasa...

Edarkan Narkoba, Pasutri di Tabalong Diamankan Polisi

TANJUNG, kontrasonline.com – Peredaran narkoba di Banua Sarabakawa semakin hari semakin memprihatinkan. Penangkapan pelaku penyalahgunaan narkotika oleh aparat kepolisian hampir terjadi setiap pekannya, dari pemakai...

tetap terhubung

8,590FansSuka
3,370PengikutMengikuti

Berita Terkini

Mampukah Bumdes Mart Berjaya dengan Pergantian Nama Menjadi Bersinar Mart?

TANJUNG, kontrasonline.com – Toko yang dikelola Badan Usaha Milik Desa  atau yang lebih sering disebut Bumdes Mart seluruh Tabalong rencannya akan diganti namanya menjadi...

Ferry Resmi Nahkodai Partai Demokrat Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Setelah cukup lama dinanti - nanti, akhirnya diketahui siapa yang menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten Tabalong. Sesuai Surat Keputusan...

Pembelajaran Tematik Di Era New Normal dengan Menerapkan Blended Learning

Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun kebelakang ini menyebabkan perubahan yang begitu besar khusunya di dunia Pendidikan. Dampak yang terjadi salah satunya...

Stok Hewan Qurban Masih Kurang, Disbunnak Tabalong Ambil Langkah Ini

TANJUNG, kontrasonline.com - Kabupaten Tabalong kini masih kekurangan stok hewan qurban jelang Idul Adha. Hal itu dibeberkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner...

Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SDN SINDURJAN pada Masa Pandemi

SDN Sindurjan Purworejo merupakan salah satu Sekolah Dasar yang mengalami dampak dari pandemi COVID-19. Meskipun pada tahun ajaran 2021/2022 COVID-19 sudah mereda namun SDN Sindurjan...
error: Maaf, Content is protected !!