Sabtu, Juni 25, 2022

70 Rumah Warga Masingai I Retak

Diduga Blasting Tambang Batubara

Ketika perusahaan pertambangan batubara PT.Adaro melebarkan areal pertambangannya hingga kekecamatan Upau, desa Masingai merasakan dampak negatif dari aktivitas pertambangannya.

“Ada puluhan rumah warga desa yang mengalami keretakan pada lantai maupun dinding”.ujar Kepala Desa Masingai I, Slamet Suprihatin.

Warga desa sangat meyakini bahwa keretakan itu dikarenakan proses blasting oleh perusahaan tambang batu bara PT. Adaro, imbuhnya.

Slamet memaparkan bahwa sejak daerah mamas dibebaskan dan digarap oleh PT. Adaro, sekitar tahun 2011 ke atas dan dengan adanya kegiatan blasting, sejak itulah rumah warga mengalami keretakan.

Bahkan, menurut pengakuan kristian, kasi pembangunan  ada 70 an buah rumah yang mengalami retak saat pendataan.

“Suaranya terdengar sangat nyaring, bahkan getarannya sangat terasa” ujar sekretaris desa Suyanto menambahkan.

Kasi pemerintahan, Kasanuri mengatakan kalau kegiatan blasting tersebut biasanya pukul satu siang atau empat sore.

Pihak desa dan warga pernah melaporkan pada Badan Lingkungan Hidup Daerah kabupaten Tabalong dan Perusahaan apa yang terjadi di desa mereka tapi justru mendapatkan jawaban yang membuat mereka geli sendiri.

Saat itu pihak BLHD dan perusahaan melakukan pemeriksaan dilapangan, “mereka berdalih kalau keretakan itu dikarenakan oleh akar pohon karet yang menjalar di bawah rumah dan faktor kimia, yakni kesalahan dalam tehnik pemupukan”. Ujar Slamet

Warga pun merasa bingung dan aneh mendengar jawaban perusahaan dan pihak pemerintah daerah yang diwakili oleh BLHD. Sebelum ada kegiatan blasting rumah mereka baik-baik saja sedangkan tanaman karet sudah lama mereka tanam bahkan sejak tahun 90 an.

Dengan alasan demikian, sampai sekarang  pihak perusahaan tidak bersedia memberikan biaya perbaikan ataupun ganti rugi pada warga yang rumahnya retak.

Hingga kini permasalahan retaknya sejumlah rumah belum terselesaikan dan wargapun masih mempertanyakan hal tersebut “kami berharap ada jalan keluar dari masalah ini” harap slamet yang diamini aparat desanya  (boel)

Artikel terkait

Suasana Haru Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Ratusan jamaah calon haji Tabalong mulai berangkat menuju asrama haji Banjarmasin. Keberangkatan rombongan tersebut langsung dilepas Bupati Tabalong, H Mawardi di Pendopo...

Ratusan Personil Gabungan Akan Amankan Keberangkatan CJH Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Sejumlah petugas akan dikerahkan untuk mengatur keberangkatan para calon jamaah haji Tabalong, Sabtu (11/6) besok. "Personil yang dilibatkan banyak, dari kepolisian ada...

Data WLK Tenaga Kerja Tabalong 12.955 Orang

TANJUNG, kontrasonline.com - Hingga saat ini, jumlah tenaga kerja lokal Tabalong yang bekerja diperusahaan tambang masih menjadi tanda tanya. Kepala bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

tetap terhubung

8,590FansSuka
3,370PengikutMengikuti

Berita Terkini

Mampukah Bumdes Mart Berjaya dengan Pergantian Nama Menjadi Bersinar Mart?

TANJUNG, kontrasonline.com – Toko yang dikelola Badan Usaha Milik Desa  atau yang lebih sering disebut Bumdes Mart seluruh Tabalong rencannya akan diganti namanya menjadi...

Ferry Resmi Nahkodai Partai Demokrat Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Setelah cukup lama dinanti - nanti, akhirnya diketahui siapa yang menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten Tabalong. Sesuai Surat Keputusan...

Pembelajaran Tematik Di Era New Normal dengan Menerapkan Blended Learning

Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun kebelakang ini menyebabkan perubahan yang begitu besar khusunya di dunia Pendidikan. Dampak yang terjadi salah satunya...

Stok Hewan Qurban Masih Kurang, Disbunnak Tabalong Ambil Langkah Ini

TANJUNG, kontrasonline.com - Kabupaten Tabalong kini masih kekurangan stok hewan qurban jelang Idul Adha. Hal itu dibeberkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner...

Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SDN SINDURJAN pada Masa Pandemi

SDN Sindurjan Purworejo merupakan salah satu Sekolah Dasar yang mengalami dampak dari pandemi COVID-19. Meskipun pada tahun ajaran 2021/2022 COVID-19 sudah mereda namun SDN Sindurjan...
error: Maaf, Content is protected !!