Senin, Januari 17, 2022

Warga Uya cemaskan Rencana Rel Kereta Api

20160510_091223Kereta api adalah salah satu sarana transportasi yang sangat bermanfaat karena dapat menghemat biaya dan waktu karena hanya berhenti di tiap setasiun saja cocok untuk Kalimantan yang jarak antar kota dalam provinsi nya cukup jauh berkisar rata – rata antara 40 KM – 55 KM.
Namun demikian dalam rencana pembangunannya menuai pro dan kontra di masyarakat. Baik lahan pangan dan bangunan rumah yang terkena jalur rel kereta api maupun yang tidak terkena jalur tersebut namun  dampak dari suara bising kereta api saat melintas karena berada tepat di samping rumah dan disamping tempat usaha yang dikuatirkan.

Seperti salah seorang warga Muara Uya yang bernama Rahman “kalau sama dengan harga disini tetapi tidak lebih mahal baik cari lahan lain saja” ujarnya dengan nada kecewa karena lahan pangan cukup menghasilkan untuk menafkahi keluarganya dan rumah yg ditinggali sudah cukup lama.
Begitu juga dengan salah seorang warga yang bernama Edi , Ia mempertanyakan kompensasi jika kereta jadi melintas di dekat dengan usahanya berupa peternakan ayam potong

“adakah kompensasinya, bagaimana jika ayamku banyak mati karena terkejut saat kereta api melintas” ujarnya khawatir.
Walaupun belum terealisasi pembangunannya namun sudah cukup membuat warga sekitar cemas karena survei sudah dilakukan 2 ( dua ) kali di tempat yang sama oleh beberapa orang yang mengaku dari pihak PT.KAI yang bernama Deni dan Udin.
Saat ditemui kontras beberapa orang tersebut mengatakan bahwa rencana pembebasan lahan akan dilakukan dalam tahun 2017 dan biaya ganti rugi disesuaikan dengan harga didesa setempat.

” harga disesuaikan mas dengan harga disini” ujar keduanya kompak.

Terkait dengan ada tidaknya kompensasi terhadap usaha warga yang terganggu dengan adanya kereta api mereka berdua tidak bisa memberikan jawaban (Ytn)

Artikel terkait

Tak Ada Payung Hukum, Beasiswa dan Bantuan Skripsi Distop Pemkab Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com – "Puasa beasiswa" bagi para mahasiswa asal Tabalong yang memiliki prestasi akademik tampaknya masih panjang, anggaran di APBD belum bisa digunakan...

KPH Tabalong Temukan Puluhan Kayu Ulin Tak Bertuan

TANJUNG, kontrasonline.com - Puluhan potong kayu tak bertuan ditemukan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tabalong sepanjang tahun 2021 tadi. Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin...

Pejabat Eselon III Ada Jadi Korban dari Kepemimpinan yang Efektif dan Tim Kerja Handal di SKPD Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Kepimpinan yang efektif dan membentuk tim kerja yang handal harus diterapkan di lingkungan instansi pemerintah Tabalong. Hal itu diungkapkan Bupati Tabalong, H...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

tetap terhubung

8,590FansSuka
2,913PengikutMengikuti

Berita Terkini

2021 KPH Tabalong Evakuasi 9 Satwa

TANJUNG, kontrasonline.com - Mulai dari Burung Rangkong hingga ular jenis Sawa diamankan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tabalong. Satwa tersebut diamankan dengan beberapa hewan lainnya karena...

Ternyata gara-gara cemburu, Gadis Belia ini ceburkan diri ke sungai Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - SR terbaring lemah di ruang IGD RSUD Badaruddin Kasim usai dirinya melakukan aksi nekat menceburkan diri ke sungai Tabalong. Sabtu (15/1). Diduga...

Geger, Gadis Belia Ceburkan Diri ke sungai Tabalong

TANJUNG, kontrasonline.com - Warga kecamatan Murung Pudak di gegerkan dengan seorang perempuan menceburkan diri ke sungai Tabalong, Sabtu (15/1). Kejadian tersebut tepat terjadi di jembatan...

Masih Sisakan Api, Upbs Bara Kembali ke Lokasi Kebakaran

TANJUNG, kontrasonline.com - Kebakaran di sebuah toko pakan ternak ternyata masih menyisakan api, Sabtu (15/1) pagi. Informasi itu diketahui setelah ada laporan pagi tadi yang...

Toko Pakan Ternak di Pembataan Terbakar, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

TANJUNG, kontrasonline.com - Kebakaran di sebuah toko pakan ternak yang terjadi pada Jum'at (14/1) malam mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah. Dari data yang diperoleh, kebakaran...